Tuesday, 8 November 2011

Daur Ulang Kaleng Aluminium Versus Plastik


Lebih dari setengah kaleng aluminium di daur ulang setiap tahun

Kaleng aluminium dan plastik merupakan material yang sering di daur ulang di Amerika, berdasarkan Lembaga Perlindungan Lingkungan Amerika (Environmental Protection Agency – EPA). Daur ulang plastik dan aluminium mengurangi kebutuhan lahan penampungan sampah akhir (TPA) dan mengurangi  emisi gas rumah kaca. Kedua material tersebut memiliki tahapan proses daur ulang yang sama: pengumpulan dan pengiriman ke tempat pengolahan.  Plastik membutuhkan tahapan pemilahan yang lebih panjang dibandingkan dengan kaleng aluminium, tapi material yang dihasilkan memiliki banyak kegunaan nantinya.  

Fakta Menarik
Plastik diperkirakan lebih dari 12 persen dari total jumlah sampah domestic yang dihasilkan, di mana sebanding dengan 30 juta ton per tahun. Bagaimanapun juga, hanya sekitar 7 persen dari plastik yang dapat digunakan dari proses daur ulang, jelas EPA. Jenis barang plastik yang sering di daur ulang meliputi botol dan toples madu.
Aluminium produk berjumlah 1,4 persen dari jumlah sampah warga. Sebagian besar berasal dari kaleng minuman dan kemasan lainnya. Tahun 2009 lebih dari setengah kaleng aluminium yang diproduksi berasal dari aluminium daur ulang. Daur ulang aluminium menghemat 95 persen lebih sedikit dibandingkan jika membuatnya dari bahan baku; daur ulang plastik menghemat sekitar 70 persen energi lebih sedikit daripada membuatnya dari material baru.

Daur Ulang Aluminium
Dalam proses pemilihan, kaleng aluminium dicek kondisinya apakah kotor atau tidak dan dipisahkan dari kemasan makanan atau minuman lainnya. Setelah proses pembersihan, kaleng aluminium dilebur menjadi blok metal yang disebut ingot. Blok aluminium ini kemudian dikirimkan ke perusahaan untuk menjadi bahan pembuatan kaleng aluminium yang baru.

Daur Ulang Plastik
Banyaknya jenis plastik diperlukan proses pemilahan sebelum daur ulang. Kode resin yang tertera di bagian bawah dari produk plastik, menandakan jenis plastiknya. Pekerja daur ulang akan membersihkan dan memilih plastik. Digunakan mesin untuk menghancurkannya menjadi serpihan dan kemudian direndam di tanki pencucian untuk menghilangkan kontaminasi. Setelah serpihan plastik ini kering, kemudian dilebur dan dibentuk menjadi pellet. Perusahaan akan membeli pellet ini yang kemudian akan dilebur lagi dan dibentuk menjadi produk baru.

Pembeli Produk Daur Ulang
Ketika jumlah aluminium daur ulang yang diubah menjadi kaleng baru, terjadi peningkatan permintaan aluminium yang digunakan pada industri mobil. Suku cadang kendaraan dari bahan aluminium memiliki bobot ringan dan meningkatkan efisiensi bahan bakar untuk kendaraan. Perusahaan pakaian, perabotan, botol minuman, tekstil dan karpet membutuhkan plastik daur ulang. Industri daur ulang plastik ini banyak dilakukan di Amerika, tapi pusat daur ulang tidak menerima jumlah plastik yang layak didaur ulang secara mencukupi untuk mendukung industri daur ulang ini tetap berjalan

Bacaan Lebih Lanjut

Aluminum Recycling Line www.3E-Recycling.com
By Physical Processing,Eco-Friendly From China.Hot in America & Europe

plastic recycling Ksplas.com/PET-Recycling
Quality Recycling Line,Easy Operate Specialized Plastic Machinery Offer

Rio Tinto Alcan www.rtapublicsales.riotinto.com
New website describes our global primary aluminium products offering

Harris Metal Shredders www.harrisequip.com
Process auto scrap, white goods, aluminum, and secondary metals 

Diterjemahkan dari: 
http://greenliving.nationalgeographic.com/recycling-aluminum-cans-versus-plastic-2375.html?source=glhottopic

No comments:

Post a Comment