Saturday, 3 March 2012

Demokrat: Partai Pro Styrofoam

Styrofoam + Demokrat

Silahkan dinikmati foto di atas. Menurut teman-teman, apakah ada hubungan antara kedua gambar tersebut? Foto ini diambil di landmark Jakarta, Tugu Monumen Nasional saat Partai Demokrat membuat acara bersama simpatisannya. Masih belum terjawab? Kalau begitu silahkan lihat foto di bawah ini

Sampah berserakan tidak karuan

Ups.. terlalu vulgar ya? Inilah kondisi pelataran Monumen Nasional yang dipenuhi sampah sisa konsumsi simpatisan Partai Demokrat. Apa yang ada di foto ini menjadi cermin, bahwa isu lingkungan saat ini belum menjadi perhatian utama partai pemenang pemilu ini. Sungguh miris memang. Partai yang selalu mengagungkan demokrasi ini ternyata tidak begitu peduli pada hak demokrasi yang dimiliki lingkungan untuk bebas dari sampah. Demokrasi untuk para pengunjung Monas yang ingin menikmati taman Monas yang bersih, bebas dari sampah.

Pada gambar di atas, ada tukang sampah yang menyapu sisa kemasan konsumsi peserta. Yes, betul. Tapi sampah styrofoam selanjutnya akan dibuang ke mana? Paling hebat, sampah kemasan styrofoam ini dibuang ke tempat pembuangan akhir, terus dibakar. Styrofoam hilang, pencemaran udarapun terjadi. Atau kalau petugas kebersihannya nakal, mungkin saja sampah styrofoam ini akan dihanyutkan ke sungai, seperti yang sudah menjadi rahasia umum di Jakarta.

Ternyata acara syukuran pelantikan pengurus Demokrat ^^

Penasaran dengan kegiatan ini, diambillah 2 foto spanduk kegiatan seperti di atas. Ternyata ini kegiatan syukuran untuk pelantikan pengurus DPC - DPAC dan Ranting Partai Demokrat se DKI Jakarta. Wow... dahsyat bukan?

Dalam orasinya, sang pembawa acara dengan semangatnya mengatakan, Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu, siap memenangkan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Terlepas dari kasus wisma atlet, dan apel washington yang malang, apakah teman-teman masih mau memilih partai yang tidak peduli lingkungan? Apakah masih tega membiarkan lingkungan menanggung beban sampah styrofoam, kemasan makanan yang hancurnya bisa ribuan tahun? Anda menentukan, jadi cerdas dan bijaklah memilih. (HD)

Thursday, 26 January 2012

Selamatkan Harimau Sumatra Dengan Jejaring Sosial. Why Not?


Sore ini dimention teman di twitter tentang akun di tokobagus.com yang jual kulit harimau asli dari Sumatra. Karena penasaran, segeralah saya meluncur ke link yang diberikan. Dan ternyata bener donk. Berikut deil akun yang saya dapat dari web Toko Bagus:

Akun: artstone
Member sejak: 02-04-2011
Lokasi: Yogyakarta D.I. 

Penasaran dengan si penjual, akhirnya saya coba menuju link toko onlinenya http://artstone.tokobagus.com/. Selain jual kulit harimau, Artstone juga menjual taring macan tutul. Wah, tidak benar ini akun. Karena melihat gelagat buruk penjualan satwa langka ini, saya berinisiatif melaporkan akun Artstone ke admin tokobagus.com

Berikut adalah email balasan dari admin:

Terima kasih kami atas laporannya dan akan segera kami tindak lanjuti sesuai kapasitas dan kemampuan kami sebagai media iklan jual beli online. Mohon ke depannya selalu waspada dan hati-hati selalu sebelum transaksi secara online guna mencegah penipuan. Semoga laporan Anda bermanfaat bagi pengunjung Tokobagus lainnya supaya terhindar dari penipuan.

Salam sukses,

Muchammad Rizfandi

--------------------------------------------------------------------------------------------------------
PT Tokobagus
Gedung Tifa Lantai 3 Suite 302
Jl. Kuningan Barat No. 26
Jakarta Selatan - 12710
DKI Jakarta -  Indonesia

Kantor : +62.21.5290-3337
Faks    : +62.21.5290-3338

Berselang tidak lama setelah dilaporkan, kembali saya cek ke akun Artstone. Ternyata akun ini sudah ditutup admin tokobagus.com. Salut untuk respon cepatnya, sehingga perdagangan satwa langka bisa dicegah. Ini adalah bukti bahwa jejaring sosial dan internet bisa melakukan perubahan secara offline. Tunggu apalagi, jika ada hal yang tidak sesuai laporkan! Selamatkan Harimau Sumatra, Selamatkan Satwa Langka Indonesia mulai dari jari Anda, mulai dari akun jejaring sosial Anda. 

Screen Shoot Akun Penjual Kulit Harimau